Menurut CY Andreas, Manager Sales & Marketing PT Duta Paramindo—pengembang The Green Pramuka City—cepat atau lambat permasalahan tersebut akan mendorong masyarakat tinggal di apartemen pada masa mendatang. “Tinggal di tengah kota Jakarta peminatnya besar. Keterbatasan lahan, harga tanah yang mahal, kemacetan itulah yang menjadi kendala orang ingin memiliki hunian di tengah kota Jakarta,” jelasnya kepada Rumah123 di Jakarta (24/4).
Melihat kondisi tersebut, Green Pramuka City meluncurkan tower terbarunya pada 20 April lalu. Tower keenam atau dinamakan dengan tower Penelope. “Tower Penelope nantinya terdiri dari 700-an unit apartemen dan sejak diluncurkan pada 20 April, peminatnya besar dan telah terjual hingga 200 unit,” kata Andreas.
Lebih lanjut ia mengatakan tower kelima dan keenam merupakan tahap kedua pembangunan Green Pramuka City. “Direncanakan pihaknya akan meluncurkan 4 tower di tahun ini,” ucap Andreas.
Green Pramuka City berdiri di atas lahan seluas 12,9 hektare dan berencana memiliki fasilitas yang terdiri dari apartemen, private kolam renang di setiap tower, jogging track, taman bermain, restoran, café dan fasilitas lainnya untuk kenyaman penghuni. Hingga saat ini pembangunan tower ketiga mencapai 65 persen. Lalu pembangunantower keempat sekitar 40 persen. “Dan direncanakan akan serah terima pada awal 2014,” ungkap Andreas
Sumber:
http://rumahgratis.rumah123.com/detil-berita-properti-16275-ini-dia-tower-penelope-yang-terbaru-dari-green-pramuka-city-en.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar